GITAR-GITAR RHOMA IRAMA


Rhoma Irama memang seorang maestro musik sejati. Hal tersebut tidak hanya dibuktikan lewat lagu-lagunya yang abadi tetapi juga melalui permainan dan gaya bermusiknya. Sepanjang lebih dari 40 tahun kariernya, ia terkenal sebagai penyanyi yang sering sekali bergonta-ganti gitar, dan hebatnya gitar yang ia pakai bukanlah gitar sembarangan. Ketika musik Dangdut masih dianggap kampungan baik karena lagu-lagunya, gaya penyanyinya, maupun instrumen alat musiknya pada tahun 70-an, Rhoma Irama justru melawan anggapan tersebut yang ditandai dengan revolusi musik Dangdut. Revolusi yang tidak hanya mencakup irama Dangdut dan gaya bermusiknya, tapi juga instrumen yang digunakan terutama gitar.

Pada tahun 70-an, musisi Indonesia belum banyak yang menggunakan gitar bermerk Fender Stratocaster (terlebih musisi Melayu), tapi Rhoma Irama sudah menggunakannya. Setelah bosan dengan gitar Fender Stratocaster biasa, ia menggantinya dengan Fender Stratocaster Anniversary pada awal 80'an.

Pada akhir 80-an ia berganti gitar lagi dengan gitar headless Steinberger. Sebuah gitar tanpa kepala yang saat itu belum ada musisi di Indonesia yang menggunakannya selain Rhoma Irama dan harganya pun masih sangat mahal (menurut pengakuannya, harga gitar tersebut adalah Rp 20 juta yang dibeli di Hongkong).

Pada pertengahan 90-'an, ia pernah menggunakan gitar dengan body berinisial huruf SR, yang merupakan satu-satunya di dunia. Sayang sekali, gitar tersebut konon sudah dihibahkan kepada seorang Kyai yang merupakan sahabat akrabnya. Pada pertengahan tahun 2000-an ia pernah menggunakan gitar headless mini yang terbuat dari kayu, tapi sayang sekali penulis belum tahu merek gitar tersebut.

Berikut ini adalah gitar-gitar Rhoma Irama:

Fender Telecaster


Rhoma Irama & Fender Telecaster
(Gitar Rhoma Irama di awal karir)



Fender Stratocaster


Rhoma Irama & Fender Stratocaster




Rhoma Irama & Fender Stratocaster Putih


Fender Statocaster Anniversary

Rhoma Irama & Fender Anniversary


Fender Stratocaster Merah


Rhoma Irama & Fender Stratocaster Merah

Steinberger

Rhoma Irama & Gitar Steinberger

Rhoma Irama & Steinberger Synapse


Gitar SR pada salah satu adegan film Satria Bergitar

Rhoma Irama & Gitar Inisial SR (Soneta Record)


Gitar terbaru Rhoma Irama



27 komentar:

Rockgirl mengatakan...

menurutku Rhoma Irama termasuk top gitaris Indonesia

Tony Van Java mengatakan...

Yups... Setuju!!!

Anonim mengatakan...

bravo !!

ritchie blackmore nya Indonesia, hehehe .....

--gooswyn--

Ahmad Abdul Haq mengatakan...

Gitar SR bukan cuma yang hitam seperti terlihat pada gambar di atas, tapi ada juga warna kuning yang dipakai Rhoma untuk film Satria Bergitar.
Makasih udah mencantumkan situs pribadi saya di halaman ini (di gambar Rhoma Irama & Fender Anniversary) walaupun dalam keadaan nyaris tak terbaca.

Tony Van Java mengatakan...

Terima kasih Mas Ahmad Abdul Haq atas kunjungan Anda. Memang ada gitar SR kuning, tp kayaknya itu cuma dipake saat shooting film Satria Bergitar, jd tdk kucantumkan.

Setiap gambar yg saya sertakan di blog selalu saya sertakan sumbernya. Sumber gambar bisa langsung klik di gambar tsb. Trims...

PELANGI mengatakan...

gitar tua nya oma irama apakah masih ada, kalau masih ada dimana keberadaannya?

Al_Batawi mengatakan...

Rockgirl "menurutku Rhoma Irama termasuk top gitaris Indonesia"

Itu pasti, hanya saja banyak orang yang tidak obyektif. Yang mengatakan skill Pak Haji minimlah... dan lain-lain.
Sebenarnya bukan skillnya yang minim, tapi Pak Haji itu kan peramu, jadi beliau harus menyesuaikan antara skill, irama, lirik dan banyak faktor lain yang mendukung terbentuk sebuah aransmen yang baik.
Lagi pula... apa gunanya skill kalau tidak menghasilkan karya.
Khususnya di Indonesia... banyak orang yang teriak ngga suka lagu-lagu R.H.Oma irama... tapi di dalam rumahnya dia menikmati lagu Rhoma Irama dengan menggunakan headphone/earphone/headset.

kobong sastra cipasung mengatakan...

http://goyangdangdut.co.cc/2009/10/kabar-dan-dosa-lyric-rhoma/

admin facemien.com mengatakan...

Terlaaaaluuuuu, Begadang tidak boleh terlalu sering nanti bisa sakit

kopicina mengatakan...

boleh juga nih riset gitarnya, boss...

U R L mengatakan...

:: baguss nya omm bajunya,,,,
beli d mana gitar nya???????????????

Anonim mengatakan...

Banyaknya anggapan kalau gitaris (musisi) band-band luar negeri lebih baik dibandingkan gitaris -gitaris Indonesia bisa diakibatkan oleh dua faktor, pertama karena masalah prestisius, mereka cenderung menganggap keren segala hal yang datangnya dari barat, dan kedua kebetulan musisi luar negeri tinggal dinegara-negara maju yang menjadikan musik sebagai komoditas, maka tak heran bila mereka lebih cenderung mendunia, seandainya Rhoma Irama lahir dan besar musiknya di negara-negara tersebut boleh jadi akan lebih mendunia dan menjadi tren bagi masyarakat dunia (toh sekarang saja beliau sudah mendunia hehehe....). Dari segi kapasitas bermusik rhoma Irama tak kalah dibanding dengan musisi luar, bahkan permainan gitar dan musiknya memiliki gaya dan keunikan tersendiri, tak salah bila beliau dijuliuki sebagai legenda hidup ruhnya musik dangdut, bila Rhoma Irama dan Soneta Group berhernti dari bermusik maka sama halnya dengan matinya musik dangdut itu sendiri....!

Tony Van Java mengatakan...

@Anonim: Saya setuju dengan pendapat, Anda Sob... Terima kasih atas masukan Anda.

Ken mengatakan...

saya bukan penikmat dangdut sejati, tpi suka dg lagu2 cintanya Bang Haji,, info ttg gitar ini smkin mngukuhkan pndapat saya, bahwa Bang Haji adlh guitarist hebat dan seorng legenda...

Catatan Sang Guru mengatakan...

Semua rtikelnya menarik, apalagi saya penggemar Rhoma Irama, sayang banyak koleksi kaset saya yang masih kurang. Ohya tolong dong saya di beri artikelnya lewat email saya: harisari@yahoo.co.id

Anonim mengatakan...

betul sekali,banyak orang yang tidak obyektif,(mungin mereka syirik kali ama pak haji rhoma irama) coba lihat shred nya pak haji di lagu ghibah,saya rasa pada zaman itu hanya sekelas pak haji,yngwie,ian antono,dan ritchie blakmore aja yang menguasai tehnik tersebut!! HIDUP PAK HAJI RHOMA IRAMA

Anonim mengatakan...

ampoon pa haje permainan getar sampeyan... makasih bos infonya.. sangat berharga dan menjadi masukan buat tulisan saya

Anonim mengatakan...

Cuma mau koreksi sedikit, yang dipakai bang Rhoma di foto ke-13 bukan type Synapse-nya Steinberger, Synapse itu produk terbaru Steinberger setelah dibeli Gibson. Yang bang Rhoma pakai itu versi awal Steinberger (P series)yang sekarang harganya bisa sangat tinggi karena sudah masuk kategori collector's item

Anonim mengatakan...

oh bang roma irama......

Anonim mengatakan...

go rhoma,,,,,musikmu sungguh terrrrrlaluuuuuuuuuuuuuuu

Tony Van Java mengatakan...

Terimaksih atas koreksinya. Salam Soneta!!!

Anonim mengatakan...

mohon gan kalau bisa informasi gitar p haji dari dalam or luar negeri...

Badrudin.1973 mengatakan...

Bismillaah. Ketika saya mengerjakan "Pekerjaan Rumah (PR)" di jenjang Sekolah Dasar (SD) 1980 - 1986, saya mendengarkan radio dan salah satunya mendengarkan lagu-lagu Rhoma Irama. Blog: Yayasan Islam Gunung Jati Sukabumi, Sites: http://www.kitaabunaa.com, Netlog: Badrudin Perang, You Tube: Badrudin1973, hehe. walillaahil hamd. Sampaikan!

Anonim mengatakan...

siiplah....soneta mania....

bentetlovers mengatakan...

semoga soneta tetep eksis dan bang haji diberi kesehatan slalu,,,

Anonim mengatakan...

aminn,, 1 again go Soneta group,,

Abdul Latif mengatakan...

Bicara bang H.Oma....gak ada matinye....sayaa pemain gitar juga,....paling seneng aransmen dan teknik gitar lagu BADAI FITNAH dan GHIBAH....luar biasaaaa.....

Poskan Komentar

Silakan Tinggalkan Komentar Anda!

Most Read

Rhoma Irama

Teman

Follow

Hak Cipta Dilindungi Allah swt. Tidak Dilarang Keras Mengcopy Isi Blog Ini Asal Sumber Disebutkan
Template by KangNoval & Abdul Munir | blog Blogger Templates